Pelaksanaan Fogging Nyamuk yang Efektif

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus Dengue melalui nyamuk Aides Aegypty. Tingkat kematian yang disebabkan DBD ini juga cukup tinggi. Berbagai cara telah dilakukan guna mencegah persebaran penyakit tersebut semakin meluas. Salah satu tindakan pemerintah yang sudah banyak dilakukan adalah fogging nyamuk atau biasa disebut dengan istilah pengasapan/penyemprotan. Akan tetapi, dalam melaksanakan tindakan tersebut terdapat beberapa aturan dan kooordinasi dari kelurahan, kecamatan, dan puskesmas agar mendapatkan hasil yang maksimal karena apabila dilakukan secara sembarang dapat membahayakan kesehatan.

Fogging nyamuk adalah tindakan pengasapan dengan bahan pestisida yang bertujuan untuk membunuh nyamuk ataupun serangga. Tindakan ini cukup efektif dalam pengendalian populasi nyamuk sehingga banyak masyarakat Indonesia yang melakukannya. Namun, tindakan fogging ini juga harus dibarengi dengan kebiasaan masyarakat yang menjaga kebersihan lingkungan. Karena fogging tidak bisa membunuh larva yang hidup di air. Untuk itu, selalu lakukan 3M (menguras, menutup, dan menyingkirkan barang bekas). Untuk proses fogging sendiri, agar bisa berjalan maksimal dan tetap aman bagi kesehatan maka perlu dilakukan beberapa cara berikut:

  1. Tutup jendela dan pintu

Menutup jendela dan pintu dapat mengurangi masuknya asap ke dalam rumah sekaligus dapat mencegah keluarga khususnya anak anak menghirup asap yang berlebihan.

  1. Membawa masuk hewan peliharaan

Apabila mempunyai hewan peliharaan alangkah baiknya saat terjadi penyemprotan hewan peliharaan ditempatkan kedalam suatu ruangan atau halaman belakang. Untuk kolam dan aquarium lebih baik ditutup.

  1. Sesaat keluar rumah

Saat terjadi penyemprotan biasanya akan dianjurkan untuk keluar dari rumah sesaat karena cara ini lebih meminimalkan dari dampak negatif menghirup asap yang berbahaya. Hal ini juga dikarenakan pestisida akan dapat terurai dengan cepat dengan sinar matahari.

  1. Menghubungi petugas

Ketika akan dilakukan penyemprotan sebaiknya masyarakat diberi informasi terlebih dahulu kapan penyemprotan akan terjadi agar masyarakat dapat mempersiapkan diri sehingga masyarakat tidak mendapatkan dampak negatif dari tindakan tersebut. read more